Categories
Desain Rumah Klasik

MODEL RUMAH KAMPUNG

<———– SEBELUMNYA MODEL RUMAH KAMPUNG

Ruangan dengan dinding yang menggunakan plesteran semen yang rapid an bertekstur membuat kesan yang sejuk dan netral. Untuk teras dan dinding dapur bisa memanfaatkan warna terakota pada batu bata yang memberi kesan hangat. Batu bata yang polos juga bisa dipergunakan agar mudah menyerap air. Untaian tanaman merambat di dalam pot gantung juga bisa menambah kesan alami yang indah. Hal ini juga berguna untuk menekan biaya cat dan wallpaper.

Dinding kamar mandi dari batuan alam dan lantai dari keramik lokal yang kasar bisa menambah kesan alami yang manis. Jangan lupa untuk membuat kamar mandi yang efisien, bersih dan kering ditambah dengan ventilasi udara agar tidak lembab, tinggi pintu juga jangan terlalu penuh sehingga aliran udara cukup baik. Penambahan genteng fiberglass juga bagus guna menciptakan suasana kamar mandi yang hangat. Plafonnya bisa dibuat tinggi sejkira 3 meteran.

Hadirkan ruang hijau di luar dan di dalam ruangan. Selain sebagai penyaring radiasi matahari, suasana hijau ini juga dapat menyejukkan mata, menjaga kestabilan suhu ruang dan suhu permukaan dinding serta menghemat penggunaan pendingin udara yang menempati urutan pertama dalam pemborosan energi listrik di rumah.

Jika membuat kolam di luar atau di dalam rumah dengan model rumah hijau, yang terpenting adalah memadukan unsur batu-batuan seperti koral, kerikil, batu kali dengan unsur air seperti air terjun atau air mancur. Jika Anda ingin menambahkan ikan juga bisa. Pilih ikan yang tidak sulit pemeliharaannya.

Tambahkan taman dalam model rumah hijau ramah lingkungan ini. Taman ini bisa diletakkan di berbagai ruang yang paling sering digunakan. Misalnya ruang keluarga, ruang makan atau ruang tamu, namun jangan pula sampai merusak fungsi dari ruang itu sendiri.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menata taman di dalam rumah dengan model rumah hijau adalah:

Perhatikan sinar matahari yang masuk, agar taman tetap terkena sinar matahari. Misalnya dengan menggunakan atap yang transparan.

Ukuran taman idealnya adalah 3 x 4 meter, atau bisa disesuaikan dengan lahan yang ada.

Perhatikan sirkulasi udara, tanaman tetap butuh udara untuk berkembang dan hidup.

Bila lahan sempit, tempatkan tumbuhan tersebut dalam pot, baik yang diletakkan di bawah maupun yang digantung. Jenis tumbuhan atau tanamannya tidak perlu banyak-banyak, cukup dua atau tiga jenis saja.

Selamat membangun model rumah hijau yang ramah lingkungan!

Melestarikan Model Rumah Kampung Jawa

Saat ini model rumah luar biasa berkembang pesat seiring dengan berkembangnya kehidupan masyarakat. Model rumah yang cenderung menjadi trend adalah rumah bergaya modern dengan model desain yang minimalis.Selain itu bergaya eropa juga banyak diminati dan diadaptasi terutama rumah modern yang banyak terdapat di kota besar.

Model rumah memang mengikuti trend sekaligus kebutuhan dan gaya hidup dari kelompok masyarakat itu sendiri. Terjadi perubahan konsep terhadap fungsi rumah yang kemudian membawa perubahan pula pada pemilihan, desain dan pembangunan rumah.

Rumah bukan saja sebagai tempat berteduh dari panas dan hujan, tempat berkumpul keluarga atau aktifitas pribadi lainnya. Rumah juga difungsikan sebagai tempat bekerja, rekreasi, olah raga dan aktifitas lainnya yang dulunya tidak dilakukan dirumah.

Makanya sekarang tidak heran jika model rumah modern saat ini dilengkapi dengan segala fasilitas seperti ruang bekerja,kolam renang,lapangan golf mini, perpustakaan keluarga dan lain sebagainya sehingga model rumah orang modern berkembang pesat.

Model Rumah Kampung Jawa

Model rumah yang ada di kampung Jawa pada umumnya sangat berbeda dengan model rumah modern saat ini. Rumah modern lebih minimalis, serta pembagian ruang dan penempatan barang lebih efektif. Sebaliknya dengan model rumah kampung jawa. Rumah dibangun dengan ukuran besar namun pembagian ruang terbatas, serta memiliki pembagian ruang yang tidak jelas sehingga tampak kurang efektif.

Model rumah kampung Jawa ini masih tradisional serta memakai bahan bangunan yang sederhana pula, dengan model khas joglo. Biasanya bagian depan rumah yang difungsikan sebagai ruang tamu dibangun dengan ukuran besar dengan diletakkan empat pilar yang terbuat dari empat kayu yang diletakkan sedemikian rupa, berfungsi sebagai penyangga bagian atap rumah. Pilar sekaligus rangka bangunan semua dipilih dari kayu jati asli, sehingga tampak kokoh menyangga atap rumah yang terbuat dari tanah liat yang berupa genteng.

Biasanya genteng ini juga tidak ditutup dengan plafon, namun dibiarkan terbuka tampak sehingga sirkulasi udara lebih banyak dan hawa di dalam rumah juga menjadi lebih segar. Pembuatan pintu juga lebih besar ukurannya dengan jendela yang diletakkan rendah dengan ukuran lebar serta bergandeng sampai tiga daun pintu. Selain itu, penempatan kamar mandi dan Wc pun tidak di dalam rumah meskipun rumah tersebut memiliki ukuran besar serta masih tersedia banyak ruangan yang belum dimanfaatkan.

Model Rumah Yang Harus Dilestarikan

Seiring perkembangan serta meningkatnya taraf hidup masyarakat, semakin banyak pula orang yang peduli dengan desain serta arsitektur rumah kampung jawa yang cenderung tradisional dengan tetap dilestarikan sebagaimana aslinya. Bagi mereka yang senang dan peduli akan model rumah tradisional jawa , melestarikan model rumah sebagaimana aslinya adalah suatu kepuasan dan kebanggaan tesendiri.

Dapat mernikmati suasana rumah tradisional yang asri di jaman modern dapat memberikan nuansa tersendiri, sekaligus bisa bernostalgia masa kecil yang indah dengan suasana pedesaan yang khas.Melestarikan model rumah tradisional juga akan memberikan sumbangsih pelestarian nilai budaya bangsa.