Categories
Jasa arsitek rumah Jasa denah rumah Jasa desain interior Jasa desain rumah

Jasa Arsitek Rumah

Arsitektur rumah memiliki peran penting dalam indahnya tampilan dan ketahanan rumah.

 

Bangunan adalah sebuah investasi jangka panjang karena biaya pembuatannya yang tidak murah. Bahkan tidak jarang, rumah yang hendak Anda bangun akan Anda tinggali seumur hidup. Dampak yang Anda rasakan akan sangat panjang. Tentu Anda ingin mendapatkan rumah yang sangat nyaman dan dapat Anda banggakan ke anggota keluarga, sanak saudara, dan siapapun yang bertandang ke rumah Anda.

 

Agar keinginan teratas terlaksana, prosesnya didukung oleh berbagai macam faktor seperti desain rumah, material yang digunakan, denah rumah, dan lain-lain. Faktor-faktor di atas   tentunya tidak akan terkerjakan tanpa seorang arsitek. Seorang arsitek yang hebat dapat membangun rumah sesuai dengan harapanmu, bahkan lebih! Akan tetapi, sudah bukan rahasia umum lagi kalau memperkerjakan seorang arsitek untuk mendesain rumahmu bukanlah hal yang murah. Selain itu, dengan banyaknya jumlah artsitek diluar sana, tentu saja akan membuat kita merasa bingung saat akan memilih. Tips memilih arsitek sebagai berikut :

 

1. Lihat portofolionya

Seorang arsitek handal tentu dapat dilihat dari portofolionya. Semakin berpengalaman seorang arsitek, pasti portofolionya semakin kaya, baik dari segi kuantitas, maupun kualitas. Bagaimana bentuk-bentuk bangunan yang pernah dia desain sebelumnya? Apakah sesuai dengan selera Anda? Apa saja tipe-tipe bangunan yang pernah dia buat? Bila Anda ingin mencari arsitek untuk membangun restoran, tentunya Anda perlu mencari arsitek yang berpengalaman membangun restoran. Bila portofolionya begitu banyak, tetapi semuanya rumah tinggal atau bangunan tinggi (high rise) dan tidak ada satu pun proyek restoran, mungkin arsitek itu kurang tepat untuk Anda. Demikian pula bila Anda ingin membangun rumah sakit, tentunya Anda perlu mempekerjakan arsitek yang telah sering membangun rumah sakit, bukan restoran atau mal. Apabila Anda menemukan beberapa arsitek dengan portofolio yang bagus dan sesuai dengan selera Anda, mungkin Anda dapat mulai menghubungi dan membuat janji temu dengan mereka.

2. Lihat kepribadiannya

Langkah berikutnya untuk memilih arsitek adalah dengan menemui mereka secara langsung untuk melihat kepribadiannya. Apakah mereka orang yang supel atau pendiam? Apakah mereka suka bercanda atau serius? Apakah mereka meledak-ledak atau kalem? Pilihlah arsitek dengan kepribadian yang cocok dengan kepribadian Anda. Ingatlah bahwa mempekerjakan arsitek tidak sama dengan mempekerjakan tukang ledeng. Anda tidak cuma berhubungan dengan dia selama satu dua hari lalu selesai. Sebuah proyek arsitektur akan memakan waktu bulanan bahkan tahunan. Anda tentunya ingin bekerja dengan orang yang memiliki kepribadian yang Anda sukai. Selain bertemu langsung, Anda mungkin bisa mulai mengenali kepribadian seorang arsitek dari sosial medianya seperti Facebook, Twitter, atau Instagram. Banyak arsitek yang aktif di sosmed dan ini bisa membantu Anda untuk mengenal kepribadian mereka dengan mudah.

3. Tanyakan pendapat klien-klien sebelumnya.

Tidak ada pendapat yang lebih bisa Anda percaya dibandingkan dengan pendapat para klien yang sebelumnya pernah bekerja dengan arsitek tersebut. Seorang klien yang puas akan dengan senang hati memberikan penilaian-penilaian positif mengenai arsitek tersebut. Demikian pula sebaliknya, seorang klien yang kecewa biasanya akan secara otomatis meluapkan kekecewaannya pada Anda. Bila Anda telah mengetahui beberapa portofolio sang arsitek, Anda dapat mencoba untuk bertanya langsung kepada kliennya. Bila Anda telah mengenal klien sebelumnya, Anda cukup beruntung. Bila tidak, Anda bisa mencari tahu sendiri kontaknya atau bahkan menanyakan kepada sang arsitek. Kalau sang arsitek memang beritikad baik untuk membantu Anda, pasti dia akan dengan senang hati membagikan testimoni klien-kliennya yang puas kepada Anda.

 

Butuh jasa arsitek rumah yang terdiri dari tim professional dan berpengalaman? Serahkan kepada Surya arsitek. Hubungi kami untuk info lebih lanjut.

Categories
Jasa Arsitek Gedung Jasa arsitek rumah Jasa desain rumah

Jasa Arsitek Gedung

Mengeksekusi sebuah proyek konstruksi bangunan tentu bukan hal yang mudah. Apalagi dibarengi dengan kepercayaan yang sudah diberikan dari klien. Manajer proyek harus mengatur strategi dalam pelaksanaan pengerjaan proyek untuk mencapai keuntungan yang maksimal tanpa mengurangi kualitas dari bangunan yang akan dikerjakan. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat membangun gedung :

Kenali Jenis Pondasi

Ada beberapa jenis pondasi dalam membangun sebuah gedung.  Menurut jenisnya ada dua pondasi yakni pondasi dangkal dan pondasi dalam.  Pondasi dangkal digunakan untuk bangunan satu lantai sedangkan pondasi dalam untuk bangunan dua lantai. Tipe pondasi dangkal juga terdiri atas 4 tipe diantaranya ialah sebagai berikut :

  1. Pondasi cakar ayam digunakan untuk bangunan berukuran  60 x 60 cm dengan diameter 10 mm.
  2. Pondasi batu kali merupakan pondasi yang menggunakan batu kali dengan lebar 60 cm x 25 cm dan tinggi 60 cm.
  3. Pondasi Batu Bata dibuat dengan mencampur pasir, semen dan air dengan ukuran standar perhitungan
  4. Pondasi Foot Plat juga dikenal sebagai pondasi jalur yang terbuat dari beton bertulang

Untuk tipe pondasi dalam terbagi atas dua tipe yakni pondasi bore pile dan tiang pancang. Pondasi bore pile  dibuat dengan pengeboran kemudian memasukkan tulangan dan diakhiri dengan pengecoran. Pondasi tiang pancang dimulai dengan beton precast yang memiliki panjang 10 – 30 meter yang kemudian ditancapkan ke tanah saat proses pemancangan.

Jenis Tanah

Pengaruh tanah juga perlu diperhatikan saat membangun pondasi gedung. Jenis tanah terdiri dari tanah keras, sedang, lunak dan sangat lunak. Jenis tanah yang dipakai untuk pondasi ialah tanah keras yang kuat untuk dijadikan tatakan bangunan. Pondasi dapat diterapkan berdasarkan kedalaman tanah itu sendiri. Misalnya saja untuk tanah kedalaman 3-20 meter maka sebaiknya menggunakan pondasi dangkal atau pondasi dalam. Apabila tanah keras berada dalam lebih dari 20 meter maka ada baiknya menggunakan pondasi tiang pancang dan bored pile. Pondasi tanah yang lunak akan berbahaya bagi bangunan untuk berdiri kokoh. Tekstur tanah yang lembek ini biasa ditemukan di daerah lereng gunung.

Perhatikan Waktu Pembangunan

Waktu pembangunan juga perlu diperhatikan karena semakin lama pembangunannya maka biaya yang dikeluarkan juga akan lebih tinggi. Selain waktu anda juga perlu memperhatikan cuaca lingkungan bangunan. Pilihlah waktu pembangunan dimusim kemarau atau peralihan untuk menghindari hujan. Hujan dapat menghambat pengerasan pondasi bangunan yang hendak didirikan.

Arsitektur Bangunan

Selain waktu dan jenis tanah dalam membangun pondasi bangunan juga perlu memperhatikan arsitektur bangunan itu sendiri. Bentuk bangunan sangat mempengaruhi material berat yang nantinya akan anda gunakan. Untuk itu ada baiknya sebelum membangun sebuah pondasi anda sudah mengantongi desain rumah yang hendak dibangun. Rencanakan jauh-jauh hari agar aman dan sesuai dnegan ekspektasi anda.

Perhatikan Lokasi Sekitar

Terakhir, jangan lupa untuk memperhatikan lokasi geografis sekitar bangunan yang hendak dibangun. Cermati apakah kondisi tanah stabil dan lingkungannya tergolong aman untuk didirikan bangunan. Apakah tanah yang ada di lokasi tersebut tergolong kuat menompang bangunan ataupun tidak.  Beberapa lokasi  seperti pegunungan atau tepi pantai memiliki kondisi tanah yang tak biasa sehingga pembangunan pondasinya juga lebih rumit dilakukan.

Butuh jasa arsitek gedung yang terdiri dari tim professional dan berpengalaman? Serahkan kepada Surya arsitek. Hubungi kami untuk info lebih lanjut.